Selasa, 27 Desember 2011

Already Gone

"Hai.."

Sebuah pesan singkat. sangat singkat
Hanya ada 3 huruf disana, tapi ada sejuta makna.
Aku terpaku, tidak kubalas pesan itu.

"Selamat natal ya.."

Kembali masuk pesan dari dia.
Tiba-Tiba aku merasa sesak nafas.
Bingung harus membalasnya atau tidak.

"Selamat natal juga ya untuk kamu. Ingat, kamu dikasihi, oleh Tuhanmu"

Aku membalas pesan itu, sok bijak, sok menguatkan.

"Masih mungkin untuk kamu juga mengasihi aku, sekali lagi?"

Aku menggigit bibirku.

"Tidak baik terlalu cinta, ingat aku sudah menyakitimu, bahkan sengaja melakukannya"

"Kalau kamulah yang aku cintai, aku tak perduli walau itu salah"

Ah, dia masih saja egois, seperti sebelumnya.

"Kasih aku kesempatan sekali saja"

"Hei, aku sudah punya pacar"

"Satu kali. satu kali saja, kau bisa sudahi kapan saja"

Angin dingin bogor seperti mencabik-cabik wajahku
Semua kenangan seperti terputar lagi didepan mataku.

"Untuk apa lagi?"

"Aku cuma rindu"

"Baiklah"

Sebuah keputusan yang salah.
Aku mulai bersandiwara untuk menyenangkan hatinya
Mengulang kisah dulu, seakan tidak terjadi apa apa sekarang, seolah-olah kita tidak pernah berpisah sebelumnya.
Kubaca setiap pesan yang dia kirim, aku merasakan ada kesedihan yang besar dibaliknya
Dia rindu mengucapkan kalimat-kalimat cinta
Dia rindu untuk menyayangiku
Terlebih, dia rindu aku terima perasaannya.

Sebelum aku tidur, dia mengirimkan pesan-pesan sebelum tidur seperti dulu
Aku mengeluh.
Walau aku tidak banyak membalas pesannya, tapi dia tidak berhenti

"Walau kamu gak balas pesan ku, aku tetap akan mengirimkannya. Aku hanya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menunjukkan bahwa aku menyayangimu"

Aku tertidur. Tanpa Mimpi, sampai keesokan harinya.

* * * * *

Siang itu, aku menghirup udara luar.
Kupandangi langit yang tidak panas itu.
Kukirim pesan kepadanya

"Hei, selamat siang"

Tidak ada balasan.
Ku coba meneleponnya. Tidak ada respon.
Mungkin ini saat yang tepat aku menyudahinya.

"Sudah ya, aku tidak mau lagi terus-terusan bersandiwara, jangan hubungi aku lagi,
semoga dengan ini, kamu bisa melupakan aku. Kamu bisa mendapatkan yang lebih baik dari aku,
Ingat. Jangan coba mencari-cari aku lagi"

Tidak lama, puluhan pesan permintaan maaf masuk ke handphone ku.
Dia meneleponku berkali-kali.
Aku tidak mengangkatnya.

Aku hapus nomornya, aku blokir semua pertemanan di social media.

Kunyalakan mp3 dan kudengarkan lagu ini mengalun di telingaku.

I want you to know
That it doesn't matter
Where we take this road
But someone's gotta go
And I want you to know
You couldn't have loved me better
But I want you to move on
So I'm already gone

And I'm already gone, I'm already gone
You can't make it feel right
When you know that it's wrong
I'm already gone, already gone
There's no moving on
So I'm already gone

Tidak ada komentar:

Posting Komentar