Kami pergi makan ke pujasera.
Aku suka banget makan sate padang.
Menurutku, sate padang disitu sate padang paling enak yang pernah ku makan.
Begitu turun dari mobil, aku langsung menuju ketempat sate padang.
Tiba-tiba aku mendengar seseorang memanggil namaku.
Aku memalingkan wajah.
Dan kulihat seseorang melambaikan tangannya dan berteriak ke arahku
"Ah dia lagi..."
Kakiku melangkah ke arah nya. Bukan karena aku memang ingin menghampirinya
Tapi karena aku terlanjur menoleh.
Sesampainya disitu dia mengulurkan tangannya.
Dengan berat hati kujabat tangannya. Panas.
"Kamu kemana aja sih, gak ada kabar gitu. Gak boleh gitu sama temen." dia tidak melepaskan genggamannya
Kutarik tanganku cepat
"Kamu mau kemana? Udah Makan? Ayuk makan sama aku?"
"Aku pergi dulu yaaa mau makan sate padang daaaahhhh"
Aku berlari kepada abang sate padang dan memesan satu porsi.
Setelah pesan, aku langsung jalan kedalam, dimana teman-teman aku juga sudah menunggu.
Dalam hati aku senang,
Mengapa?
Karena aku tidak merasakan sesuatu perasaan apapun.
Perasaan sedih, luka, ataupun rindu.
Aku tersenyum puas, karena luka hatiku telah benar-benar pulih.
Tidak lama pesananku datang.
Dengan mata berbinar aku menerimanya dan memakannya dengan lahap
"Heyyy lo kenapaaa? Kayak orang gakpernah makan aja"
Aku tertawa
"Emang gakpernah makan!! lo tau kan walau udah makan gue akan selalu belum makan kalau ada makanan. Hahahaha"
"Apa karna besok valentine yaaa udah dapet gebetan baru yaa?"
"iya doong, nih gebetannya lagi aku makan.. Sate Padaaang.."
Semua tertawa.
Aku anggap tawa mereka adalah ucapan selamat padaku.
Walau mereka sama sekali tidak tahu mengapa aku seperti ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar