Jumat, 17 Maret 2017

Turning Back (Part 3)

I never thought that i'm so strong, I stuck on you and wait so long
But when love comes it can be wrong
Don't ever give up just try and try to get what you want
Cause love will find a way...

Cuma karena lagu ini, gue setia menyukai orang sekiaaaan lama.
Karena gue yakin banget, cinta yang akan menemukan jalannya
Halah jijay banget gak sih?

* * * *

"I tell you, don't judge a book by its cover. cuma itu yang bisa gue bilang ke lo" Tanggapan febrian mendengar curhat gue
"What do you mean?" Gue seperti gak terima dengan tanggapan itu
"Gak apa-apa, gue cuma gamau lo suka sama orang cuman karena lihat tampak luarnya aja, lo harus bener-bener tau, apakah lo bener-bener suka sama dia, dalam arti sampai ke dalam kepribadiannya, atau cuman tampak luarnya aja? Just tell me"
"Hei, udah hampir setahun gue bareng dia, dan gue rasa fine-fine aja Feb"
"Dalam setahun ketemu aja cuma berapa kali.. tapi ya terserah lo, gue cuma bilang itu.. kalau emang lo suka dia beneran, ya go ahead. Kejar mimpi lo.." Febrian mengakhiri tanggapannya
"Oke feb gue tampung 'peringatan' lo, kalau lo bisa komen gitu, gue yakin itu karena lo tau banget gue ini gimana.."

* * * *

Is there something wrong?
Apa mungkin Febrian ngomong gitu karena tau gue orangnya gampang bosen? atau, ada hal lain?
Gak mungkin masalah ada di David.
Gue suka cowo tinggi, David tinggi
Gue suka cowo ganteng, David ganteeeng banget kata gue
Gue suka cowo yang pelayan Tuhan, David pelayan Tuhan luar biasa
Gue suka cowo dewasa, David dewasa! sepengelihatan gue sih
Gue suka cowo mandiri, David mandiri! eh... mandiri gak ya? mandiri kok!
Gue suka cowo pekerja keras, David..... ehm, kayaknya sih dia pekerja keras kok!
Gue suka cowo yang lembut dan romantis, David........... kalau punya pacar, kayaknya sih romantis
Gue suka cowo yang.........

Semua kriteria di kepala gue buyar.
Tiba-tiba yang gue seperti tersadar akan sesuatu hal, bahwa saat kita menyukai orang, semua hal kita paksakan cocok. Saat dia tidak terlihat dewasa, kita anggap ya dia dewasa. Dan sebagainya
Tapi, gue tetep mau mengkonfirmasinya sekali lagi
Gue yakin, David adalah kriteria gue. Yakin, seyakin-yakinnya

* * * *

Hari ini seharusnya jadi hari yang menyenangkan, karena David ulang tahun
Gue sudah mempersiapkan kado ulang tahun, sebuah kado yang -gue tahu- dia inginkan
Tapi, tak semenyenangkan yang gue kira.
Gimana bisa, David diam aja saat gue dan Ethan ribut cuma perkara gue gak mau naik motor malam-malam.
Bukannya cowo itu nalurinya ya melindungi cewe?
Dengan santai dia menunggu perselisihan kita selesai, dan berujung gue tetap bawa motor dengan keadaan hari sudah larut malam.

Dengan geram kusetir motorku cepat, ingin rasanya kubanting kado ulang tahun yang ada di tas ku untuknya,
"Sabaar. sabar! hati hati, duuuh.. lagian kenapa ya mereka kok pada diam aja ya?" Nana menenangkanku
"Denger yaa! Semua cowo yang ada disitu tadi, bener-bener kelewatan, mana sikap kecowokannya, dengan tega dia biarin kita malem-malem naik motor gini!!!"

Tiba-tiba, kayak sinetron alay di TV, muncul suara bergema di telingaku
I tell you, don't judge a book by its cover..
Febrian!!

Seketika semua perasaan suka-ku meluntur
Semua 'judge' gue tentang dia sirna, pudar, hilang
Penantian gue selama hampir 9 tahun ini dengan tanpa disayang-sayangkan, mulai hilang dan kabur
I don't like him, anymore.

Sepertinya..

-to be continued-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar