David bercerita banyak hal, seperti biasanya, dia adalah orang yang vokal
Dia mampu memimpin pembicaraan, dan biasanya setiap kata yang keluar dari bibirnya bagaikan sihir bagi telinga gue,
Tapi enggak dengan sekarang,
Gak ada satupun kata-katanya yang masuk ke telinga gue
Gue gak konsen, gak bisa masuk ke pembicaraan mereka, apalagi saat mereka mulai membicarakan cewe-cewe cantik, membuat gue muak dan mulai membuka sebuah kalimat
"Na, kenalin gue lah ke temen lo, orang batak gitu yang ganteng di kantor lo"
Nana kaget melihat gue melontarkan kalimat itu, tapi dia tetap menjawab pertanyaan gue
"Ada nih orang kantor gue itu loh Ra, si Charles"
"Ooooh Charles, tapi dia kan lagi suka sama orang?"
"Yaelah raa, kaku aja lo, kenalin mah kenalin aja, ya nggak?"
Gue mengernyitkan dahi,
"Charles? Kayaknya gue kenal deh"
"Iya, cakep kok orang nya lumayan baik juga. kalau mau ntar gue sepik-sepikin"
Gue cuman senyum tanpa menanggapi, karena gue cuma mau mengalihkan pembicaraan
* * * *
Malam hari itu, gue berdoa.
Gue sedih banget sebenernya karena pria yang gue harapkan ternyata gak sesuai dengan ekspektasi gue
Pria yang gue bayangkan akan mengisi masa depan gue ternyata gak sebaik apa yang gue kira,
Dan gue sedih karena gue berdoa, minta Tuhan untuk mengalihkan pikiran gue dari dia
Gue mau move on, gue mau berhenti menanti orang yang -sekarang- tidak layak gue nanti
* * * *
"Woy, charles minta nomor lo, kasih nggak?"
"Lah, kenapa bisa minta? lo ceritain gue nyari kenalan?"
"Kagak gue nanya aja ama dia, kenal gak sama lo, dia bilang kayaknya kenal.. eh beberapa hari kemudian dia minta nomor lo"
"Yaudah kasih aja, buat temenan doang mah gak masalah"
Malamnya, ada chat masuk di facebook, dari Charles
"hai anya"
Saat itu gue lagi pergi makan bareng sahabat gue, Della.
Chatting dengan Charles malam itu pun cuman sekedar basa-basi sok kenal, gapenting dan sok asik
"ntar kalo mau apa apa whatsap boleh kan ya..."
Dalam hati gue berpikir, mau apa-apa apaan emang? ada urusan apa sampe harus ada apa-apa an?
tapi karena gue orang nya ramah dan sok asik, gue bales dengan sopan
"iya, udah ada no nya?" gue bales gitu karena gue tau dia udah minta nomer gue ke Nana, tapi seharusnya gue bales iya aja yah... gausah nawar-nawarin nomer segala.. hahaha
"boleh, sini lah" bisa gengsian juga ni orang, pura-pura nya belum dapet nomer gue padahal udah ada.
seperti yang biasa gue lakukan ke orang yang minta kontak gue, Gue paling anti kasih nomor hape.
Karena kalau mereka annoying, gue akan terganggu banget karena mereka paling enggak bisa ganggu via sms atau telpon. Kalau sekedar BBM, Line atau Facebook, kalau annoying kan bisa di block! h3h3h3
Ke Charles gue melakukan hal yang sama
"Pake line gak?"
"Ada sih, cuma kurang asik mau pake line aja?"
Karena males, dan gue juga tau sebenernya Charles punya nomor gue, yaudah gue kasih aja nomor hp gue..
Mulai dari situ, Charles mulai rajin Whatsapp gue.
- to be continued
Selasa, 21 Maret 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar